5 Desa Wisata Terbaik di Jawa Timur, Sangat Cocok untuk Liburan Akhir Tahun

0
  1. Desa wisata kemiren, Kab Banyuwangi

Desa Wisata Osing atau Using berada di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah di Kabupaten Banyuwangi. masyarakat di desa ini merupakan kelompok masyarakat yang memiliki adat istiadat dan budaya khas sebagai satu suku, yang dikenal sebagai suku Osing (Using).

Desa Adat Kemiren Banyuwangi menawarkan eksplorasi budaya lokal yang sangat menarik untuk dicoba. Jadi, Berlibur ke Banyuwangi juga bisa sebagai bentuk melestarikan budaya. Pengunjung akan disuguhkan Ritual Barong Ider Bumi di desa ini.

  1. Desa wisata Pujon Kidul, Kab Malang

Desa Wisata Pujon Kidul merupakan salah satu desa wisata yang berada di kabupaten Malang. Di desa wisata ini kita bisa melakukan berbagai aktifitas wisata alam seperti memetik sayur, pengolahan susu, wahana outbond, air terjun dan wisata alam lainnya.

Desa Wisata Pujon Kidul sendiri dikelilingi oleh perbukitan yang menjadikan udara di desa ini cukup sejuk, ditambah dengan banyaknya sawah warga yang nampak sangat hijau sehingga banyak spot foto yang dapat anda gunakan untuk menikmati pemandangan sambil berfoto ria dan menikmati seteguk kopi.

  1. Desa Dadapan, Kab Pacitan

Desa Dadapan merupakan salah satu desa wisata di Pacitan. Ada beberapa  wisata unggulan di Desa Dadapan, diantaranya adalah Beiji Park, Sumber Gentong dan Monumen Tumpak Rinjing.

Beiji Park sendiri adalah salah satu kawasan wisata alam, lengakap dengan berbagai wahananya yang terletak  di Dusun Beji, Desa Dadapan, Kecamatan Pringkuku. Beiji Park menyuguhkan pemandangan yang cocok untuk para traveler pecinta selfie sehingga sengaja dikembangkan jadi obyek wisata.

BACA :  Bank Sampah Posyandu Majusari, Inovasi Masyarakat Desa Bakalan Malang

Sementara, Sentono Genthong adalah bukit pandang yang indah di Pacitan berupa bukit jurang kars, dan jika berada di kawasan tersebut, akan menikmati sejuta pesona karena akan melihat di sepanjang sudut mata.Selain dua tempat wisata tersebut, ada satu lagi yakni Monumen Tumpak Rinjing terletak di Dusun Gesingan, Desa Dadapan, kecamatan Pringkuku, dimana monument ini menjadi saksi bisu pertemuan Jenderal Soedirman dan Brigjen Ignatius Slamet Riyadi.

  1. Desa wisata Boonpring Sanankerto, Kab Malang

Desa Wisata Sanankerto terletak di Desa Sanankerto, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, terbagi menjadi 2 dusun yaitu Dusun Krajan dan Dusun Kampung Anyar serta terdiri dari 5 RW dengan 23 RT.

Desa Wisata Sanankerto dikenal juga dengan nama Ekowisata Boon Pring, Boon Pring berarti anugerah yang turun di hutan bambu, dengan hamparan hutan bambu seluas 36,8 hektare dan sumber mata air alami, menjadikan Boon Pring layaknya serpihan surga di ujung desa. Lokasinya hanya berjarak 8 Km dari pusat kota Turen (Pasar Turen) atau 3 km dari Masjid ‘Tiban’ Sananrejo.

Di desa wisata ini terdapat beberapa spot wisata diantaranya Embung Ademan merupakan sumber air di Desa Wisata Sanankerto, untuk mengairi lahan pertanian seluas ± 124 ha,serta  kegiatan adat Grebeg Sesucen dan Sedekah Bumi. Grebeg Sesucen adalah acara yang ditujukan sebagai bentuk rasa syukur kepada Yang Maha Kuasa dan diadakan setiap menjelang bulan Syuro. Sedangkan Sedekah Bumi adalah acara adat diawali dengan menggotong tumpeng secara bersama-sama oleh seluruh warga desa wisata Sanankerto dari Balai Desa menuju ke Andeman.

  1. Desa Wisata Ngadas, Kabupaten Malang
BACA :  Tunjungtirto, Contoh Desa Penuh Inovasi

Ngadas merupakan salah satu desa wisata unik yang dihuni oleh Suku Tengger. Tempat ini bisa dibilang unik karena apabila di desa lain yang dihuni Suku Tengger mayoritas penduduknya beragama Hindu, di Ngadas penduduknya mayoritas beragama Buddha. Desa ngadas menawarkan pemandangan gunung dan udara dingin dan sejuk.

Selain wisata alam, wisatawan juga dapat menikmati wisata budaya di Desa Ngadas. Warga Desa Ngadas yang mayoritas suku Tengger dikenal memegang kuat adat istiadat dan budaya, sehingga berperan penting dalam menjaga keseimbangan alam. Setiap tahunnya, warga Tengger Ngadas menyelenggarakan upacara Kasada. Selain itu, masih banyak upacara adat yang bisa disaksikan di Ngadas, misalnya Entas-Entas, Wolo Goro (upacara pernikahan), Tugel Kuncung, Tugel Gombag, upacara Pujan, Karo, Unan-Unan, Barikan, dan Mayu Dusun.

liburan akhir sudah di depan mata, yuk segera tentukan pilihan tempat wisata!

Author: Mabrur