Desa Tambong Banyuwangi, Desa Kecil dengan Pelayanan Serba Cepat dan Mudah

0

Berbicara tentang inovasi, tidak lengkap rasanya jika tidak membahas daerah sejuta inovasi, Banyuwangi. Inovasi-inovasi yang tercipta bukan hanya dari Pemerintah Daerah Banyuwangi saja, namun desa-desa juga tak kalah kreatif dalam menciptakan inovasi. Salah satunya adalah Desa Tambong yang termasuk wilayah Kecamatan Kabat.

Konsep dari inovasi Desa Tambong ini adalah dengan memanfaatkan internet dengan tujuan mempermudah masyarakat dalam hal pelayanan publik, berupa pengurusan administrasi yang dapat diakses dimanapun ada internet selama  24 jam non stop. Nama inovasi ini adalah Sipadu atau Sistem Pelayanan Terpadu.

Aplikasi Sipadu ini bisa dinikmati oleh masyarakat dalam hal layanan pengurusan administrasi yang dilakukan dengan cepat, mudah dan tanpa antri. Layanan administrasi ini diantaranya adalah permohonan pengajuan pembuatan KTP,  KK, SPM dan lainnya. Termasuk diantaranya memantau kegiatan pembangunan desa serta kegiatan PKK. Aplikasi ini juga dilengkapi dengan video live streaming serta data absensi perangkat desa, sehingga memudahkan masyarakat melihat perangkat desa yang standby di kantor.

Penggunaan aplikasi ini sangat mudah, hanya dengan mengunduh aplikasi Sipadu melalui playstore untuk mobile phone dan menginstal software untuk PC. Selanjutnya mengisi kolom-kolom yang tertera di aplikasi sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Aplikasi ini dirancang sesederhana mungkin agar masyarakat tidak kesulitan dalam menggunakannya.

Jadi selama ada akses internet, pelayanan cepat dan mudah dapat diterima oleh masyarakat dimanapun dan kapanpun hanya melalui mobile phone maupun PC. Rencananya, aplikasi ini akan dilengkapi dengan gambar visual 3 Dimensi, untuk memperlihatkan visualisasi desa Tambong. Selebihnya aplikasi Sipadu akan terus diperbaharui dan dikembangkan  mengikuti perkembangan teknologi, serta kebutuhan masyarakat. Konsep dari inovasi ini menekankan pada kemudahan, kecepatan dan keterbukaan dalam pelayanan, serta membuktikan bahwa desa pelosok pun bisa memiliki teknologi pelayanan yang tidak kalah dengan perkotaan.

Selain tentang pelayanan cepat dan mudah, inovasi Desa Tambong di bidang kesehatan juga tak kalah menarik, yakni dengan menyediakan Pelayanan Kesehatan Mandiri 24 jam non stop. Inovasi ini awalnya tercipta karena warga kesulitan jika membutuhkan pelayanan kesehatan pada malam hari, dikarenakan petugas puskesmas kecamatan tidak dapat bekerja seharian penuh. Maka pemerintah desa merekrut bidan staf desa dan tenaga kesehatan lainnya untuk dapat melayani masyarakat selama 24 jam.

Bidan di Desa Tambong ini selalu on call-dimana pelayanan kesehatan terhadap masyarakat dilakukan dengan cara jemput bola alias langsung mendatangi rumah masyarakat yang memerlukan pelayanan kesehatan. Tidak hanya itu, pemerintah desa juga menyediakan ambulans yang dapat digunakan 24 jam non stop jika pasien dirujuk ke rumah sakit. Semua pelayanan ini dapat diterima masyarakat secara gratis tanpa biata apapun.

Inovasi Desa Tambong telah menjadi sorotan dari desa-desa lainnya di Banyuwangi sebagai desa percontohan dengan sistem pelayanan desa yang maksimal untuk kepentingan masyarakat. Desa Tambong dulunya termasuk desa kecil yang tertinggal, sekarang Ia mampu bersaing dan berada di jajaran desa-desa maju di Banyuwangi.

Author: PutriAb