Lebih Dekat Dengan Desa Wisata Budaya Jono

0
Batikjono.blogspot.com

Sebelumnya, pernahkah Anda mendengar nama Desa Jono?

Desa Jono merupakan bagian dari Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur. Desa ini merupakan desa terluas yang letaknya strategis di antara Jalan Raya Bojonegoro-Nganjuk. Desa Jono memiliki empat dusun, yaitu Dusun Krajan, Dusun Kajangan, Dusun Ngabar, Dusun Nguncaran.

Desa Jono memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, mulai dari kawasan pertanian, perkebunan, pertambangan hingga kawasan hutan negara. Potensi tersebut dikembangkan menjadi destinasi wisata yang menarik wisatawan berdatangan.

Pertanian, mayoritas sebagai petani dengan lahan yang masih luas, petani padi dan bawang merah

Perkebunan dan pekarangan yang luas namun belum mendapat perhatian yang maksimal

Penambangan, terdapat batu fosfat yang mana dapat dipergunakan sebagai bahan pupuk atau material bangunan

Kawasan Hutan Negara yang bisa dikelola masyarakat kerja sama dengan Perhutani. Seperti Hutan Pinus dan Kayu Jati

Sebagai desa yang fokus mengembangkan wisata pada sektor kebudayaan dan kesenian, Desa Jono memiliki berbagai daya tarik yang bagus. Beberapa kesenian macam Tari Tayub, Ludruk dan Jaranan menjadi suguhan bagi wisatawan yang berkunjung. Tidak hanya itu, Batik Tulis Jonegoroan pun menjadi salah satu suguhan paling menarik.

Tari Tayub, seni tari dengan unsur keindahan dan keserasian, biasanya digelar pada acara pernikahan, khitan dan bersih desa. Terdiri dari Sinden, penata Gamelan.

Ludruk, kesenian drama tradisional Jawa Timur. Diperagakan group disebuah panggung dengan cerita sehari hari, cerita rakyat atau cerita rakyat dengan diiringi gamelan.

Kethoprak, seni pentas drama tradisional diiringi gamelan jawa. Cerita bisa, bisa legenda, sejarah jawa atau cerita fiksi.

Jaranan, seni tari sakral artinya selalu berhubungan dengan hal-hal yang sifatnya gaib, dan sebelumnya biasan melakukan slametan

Bahasa Khas Jonegoroan, adalah bahasa sehari-hari dari masyarakat Desa Jono

Batik Tulis Jonegoroan, wisatawan dapat langsung membatik atau bisa membawa pulang batik sebagai oleh-oleh

Dengan potensi yang dimiliki diatas, Desa Jono kini menjadi desa wisata berbasis kebudayaan yang banyak dikunjungi wisatawan. Kesenian dan kebudayaan menjadi paket wista unggulan, hiburan bagi wisatawan dan untuk masyarakat Desa Jono adalah menjaga nilai nilai budaya agar tidak luntur termakan zaman.

Wisatawan bisa belajar langsung, mengenai kesenian dan kebudayaan. Praktik menari Tayub bersama sinden atau manggung kethoprak bersama. Selain itu, pengelola wisata Desa Jono juga menyediakan homestay atau penginapan bagi para wisatawan yang ingin menginap.

Bagi para pegiat kesenian dan kebudayaan Jawa Timur, pasti tertarik dan akan mengunjungi Desa Wisata Budaya Jono. Lantas, kapan kamu berkunjung ke Desa Wisata Budaya Jono?

Author: Very Yudha