Luar Biasa, Desa Wisata di Malang ini Punya Aplikasi Berbasis Android

0

Kabupaten Malang dianugerahi kekayaan alam dan budaya yang melimpah. Salah satunya di Desa Sanankerto. Kecamatan Turen. Siapa sangka, desa yang telah menjelma desa luar biasa ini  sebelumnya merupakan desa sasaran program Inpres Desa Tertinggal (IDT).

Bertajuk Ekowisata Boon Pring Andeman, yang merupakan kawasan dengan kekayaan tumbuhan bambu yang melimpah. Kawasan seluas 36.8 hektare ini selain didatangi wisatawan juga kerap didatangi para peneliti yang ingin mempelajari jenis-jenis bambu. Ragam jenis-jenis bambu tersebut berjumlah sekitar 100 jenis.

Pada awalnya, kawasan hutan bambu di Desa Sanankerto ini berfungsi sebagai lahan konservasi air untuk keperluan irigasi. Sejak 2015, Ekowisata Boon Pring mulai dikembangkan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kertoraharjo. Di detik yang sama, kegiatan wisata berbasis alam sedang menjadi tren. Menyadari hal itu, pemerintah desa bersama masyarakat melakukan pengembangan ekowisata yang mengusung aspek konservasi alam, pemberdayaan serta aspek pembelajaran dan pendidikan.

Keberadaan ekowisata Boon Pring terus melakukan inovasi seiring dengan perkembangan jaman. Seiring berjalannya waktu, Ekowisata Boon Pring meningkatkan dan menambah fasilitas aktivitas wisata seperti halnya wisata perahu, sepeda kayuh untuk mengelilingi danau, hingga flying fox. Masyarakat sekitar juga telah mengembangkan usaha homestay.

Perpaduan pariwisata dan teknologi informasi pun tak terelakkan lagi. Kini, ekowisata Boon Pring telah memiliki aplikasi berbasis android bernama Boonpring. Bagi Anda para wisatawan dapat mengunduh aplikasi pada layanan google play. Apa saja informasi yang diperoleh melalui aplikasi tersebut?

Adapun informasi lengkap mengenai lokasi dan profil ekowisata Boon pring, paket wisata, galeri foto, dan aplikasi 360°. Tujuan adanya aplikasi ini harapannya memudahkan pelayanan, panduan bagi wisatawan dalam merencanakan aktivitas di Ekowisata Boon pring. Menurut Kepala Desa Sanankerto, Muhammad Subur, masyarakat Sanankerto senantiasa mengembangkan diri dan mencoba berbagai inovasi agar mampu beradaptasi dan bersaing dengan perkembangan zaman.

Author: Hani Hann Hann