Manfaat Keberadaan BUMDes Secara Umum

0

Pembangunan desa dapat ditingkatkan melalui pengembangan potensi perekonomian desa untuk menjadi wadah bersama masyarakat pedesaan dalam membangun diri dan lingkungannya secara mandiri dan partisipatif. Keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) menjadi salah satu pertimbangan untuk menyalurkan inisiatif masyarakat desa, mengembangkan potensi desa, mengelola dan memanfaatkan potensi sumber daya alam desa, mengoptimalkan sumber daya manusia (warga desa) dalam pengelolaannya. Selain itu, posisi penyertaan modal dari pemerintah desa dalam bentuk pembiayaan dan kekayaan desa yang diserahkan untuk dikelola sebagai bagian dari BUMDes juga merupakan aspek penting lainnya.

BUMDesa yang ideal mampu menjadi poros kehidupan masyarakat desa. Karena ia berdiri atau ada untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat, mampu menyerap kapasitas produksi masyarakat dan aksesnya terbuka untuk semua masyarakat Desa dari berbagai elemen.

Dengan terbitnya UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, dapat dikatakan bahwa harapan besar muncul untuk menuju kehidupan desa yang otonom dalam mengelola pemerintahan dan masyarakatnya. Dengan demikian akan mendorong lahirnya desa dengan tata kelola yang lebih akuntabel dan transparan, masyarakat desa yang partisipatif, dan perekonomian desa yang mandiri.

Setidaknya ada lima manfaat berdirinya BUMDes:

  • Komersil

Sebagai lembaga komersil BUMDes mampu membuka ruang lebih luas untuk masyarakat meningkatkan penghasilan dan juga membuka lapangan pekerjaan untuk masyarakat desa. Pemuda desa yang memiliki potensi akan memperoleh pekerjaan di desa sehingga mengurangi urbanisasi .

  • Pelayanan Publik

BUMDes tidak hanya bergerak di bidang bisnis saja, tetapi BUMDes juga harus berkepentingan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat melalui kontribusinya di bidang pelayanan sosial. Misalnya, BUMDes Tirta Mandiri memiliki Program Satu Rumah Satu Sarjana yaitu memberikan beasiswa kepada mahasiswa-mahasiswi di Desa Ponggok. Atau BUMDes Emha Desa Melirang, Kecamatan Bungah, dengan Pendirian Pesantren Ilmu Quran, penghafal Quran hingga menjadi hafiz secara gratis bagi masyarakat desa.

  • Manfaat Ekonomi, Pendapat Asli Desa (PADes)

BUMDes diharapkan mampu menjadi stimulus dalam menggerakkan roda perekonomian di pedesaan. Aset ekonomi yang ada di desa harus dikelola sepenuhnya oleh masyarakat desa. Keuntungan yang didapat BUMDes dibagi pemerintah desa untuk disalurkan kembali kepada masyarakat, sesuai dengan perencanaan pembangunan desa.

  • Manfaat Politik

BUMDes yang berdiri secara partisipatif, menjadi ruang bertemunya kelompok- kelompok kepentingan di desa. Kesepakatan-kesepakatan mengenai jenis usaha, persentase pembagian keuntungan, hingga terbitnya Peraturan Desa (Perdes) merupakan salah satu manfaat tidak langsung dari keberadaan BUMDes.

  • Manfaat Sosial Budaya

Dalam rangka meningkatkan pendapatan masyarakat dan PADes, maka BUMDes berkontribusi secara sosial untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan lapangan pekerjaan. Tujuannya utamanya adalah mengurangi jumlah pengangguran yang ada di desa dan tidak terjadi urbanisasi untuk menjaga silaturahmi masyarakat. Tidak hanya itu, BUMDes juga akan memberikan warisan kepada generasi penerus yang akan melanjutkan pembangunan desa.

—–

Dari lima poin di atas, secara praktik tidak semua manfaat bisa dirasakan. Pendirian BUMDesa membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mencapai kata ideal. Rata-rata tiga tahun sebuah BUMDes baru bisa memberikan dampak positif kepada masyarakat desa, itupun dengan catatan tidak terjadi permasalahan atau polemik genting.

Author: Very Yudha