Bromo Fun Tracking, Jelajah Keindahan Gunung Bromo yang Sangat Mempesona

0

Gunung Bromo. Siapa yang tidak mengenal keindahan pemandangan salah satu  gunung berapi di jawa timur yang masih aktif ini. Gunung Bromo adalah gunung yang paling terkenal dan sering dikunjungi di jawa timur baik oleh wisatawan lokal maupun mancanegara. Baik masyarakat sipil, kepala daerah, budayawan, musisi, tokoh politik maupun tim sepak bola ternama di eropa pernah berkunjung ke Gunung Bromo.

Gunung Bromo memiliki ketinggian 2.392 Meter dari atas permukaan laut dan berada dalam empat lingkup kabupaten, yaitu Probolinggo, Pasuruan, Lumajang dan Kabupaten Malang. Keadaan alam Gunung Bromo bertautan pula dengan lembah, ngarai, caldera atau lautan pasir dengan luas sekitar 10 Km.Pesona Gunung Bromo memang tidak ada habisnya. Bukan hanya pada pemandangannya saja, namun juga perjalanan saat menuju ke Gunung yang termasuk sepuluh besar destinasi wisata nasional ini.

Untuk menuju Gunung Bromo kita bisa melewati 4 jalur perjalanan, diantaranya melalui pintu barat dari arah pasuruan, pintu utara dari arah sebelum masuk Gunung Bromo, lewat daerah Tongas menuju daerah desa Cemoro Lawang, lewat kota Malang, masuk melalui kota Tumpeng lalu ke Pronojiwo, jalur terakhir mengitari Gunung Bromo melewati lautan pasir selama kurang lebih 3 jam.

BACA :  Berkenalan Dengan Kesenian Baleganjur

Selain jalur bromo, ada salah satu rute alternatif unik menikmati keindahan pemandangan Gunung Bromo,  yaitu Bromo Fun Tracking. Bromo Fun Tracking adalah rute alternatif untuk menikmati pemandangan yang disajikan di rute jalan desa Podokoyo, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan. Pemandangan di jalan Desa menuju Penanjakan Gunung Bromo ini memang belum sepopuler rute jalan utama. Namun, kini rute alternatif menuju Gunung Bromo ini bisa di akses bagi siapa saja yang berencana menjelajahi keindahan Gunung Bromo dengan tracking. Bedanya, pada rute di Desa Podokoyo ini khusus untuk jalur tracking atau pejalan kaki, dengan konsep Bromo Fun Tracking (BFT)

Bromo fun tracking dibangun pokdarwis dan masyarakat desa Podokoyo dengan memanfaatkan jalur peninggalan belanda yang ada sejak dulu. Dengan melewati jalur tersebut wisatawan bisa menikmati aktifitas pertanian penduduk setempat, spot-spot foto yang menarik dan menantang serta wisatawan juga bisa melihat langsung cara penduduk bercocok tanam dengan lahan kemiringan mencapai 90 derajat.

Penasaran bagaimana keseruan Bromo Fun Tracking ini? Langsung saja datang ke desa wisata Podokoyo, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan.

Author: Mabrur