Mengenal Udik Hartoko, Kades Penggerak Desa Wisata Pujon Kidul

0

Pesona desa wisata Pujon Kidul, Kecamatan Pujon Kabupaten Malang terdengar ke seluruh penjuru Jawa Timur, bahkan nasinonal. Keberhasilan tersebut tak lepas dari keberhasilan mengelola dana desa untuk pengembangan desa lewat bidang pariwisata. Total kunjungan sepanjang 2018 sebanyak 497.654 pengunjung membuat Pujon Kidul menjadi salah satu destinasi wisata desa favorit di Jawa Timur.

Adalah Udik Hartoko, sosok Kepala Desa Pujon Kidul. Udik menjadi kepala desa sejak tahun 2011. Pendapatan Asli Desa (PADes) pada tahun itu berkisar antara 20-30 juta. Peningkatan drastis bermula ketika Udik mulai mengelola dana desa dan mendirikan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Udik memanfaatkan potensi dan menggerakkan berbagai elemen masyarakat dalam mengembangkan desa wisata hingga pada akhirnya pada tahun 2017 PADes meningkat hingga 162 juta dan 1 miliar lebih pada tahun 2018.

Apa yang Udik kreasikan di Pujon Kidul?

Dengan luas sekitar 330 hektare, Udik menyulap Pujon Kidul menjadi desa wisata yang memiliki ragam sajian menarik. Berbagai kreasi yang ada meliputi kafe sawah, hasil pertanian, hasil peternakan, kolam renang anak-anak, offroad hingga berkuda. Selain itu, Pujon Kidul juga memilki spot pemandangan yang sangat instragramable dan cocok untuk menjadi bonus dokumentasi liburan. Dengan sajian ini tak heran pengunjung tak hanya datang pada hari libur, tetapi juga pada hari kerja.

Bagaimana Udik mengelola BUMDes?

Berawal dari tersedianya potensi alam, sosial-budaya, pertanian hingga peternakan, ihwal pendirian BUMDes dimulai dari pemetaan desa yang berkaitan dengan kebutuhan pembangunan desa pada tahun 2015. Dalam mengembangkan BUMDes, Udik berprinsip tidak hanya soal usaha meningkatkan omzet dan PADes, tetapi juga bagaimana BUMDes dapat menjadi manfaat positif bagi peningkatan ekonomi masyarakat.

Desa wisata Pujon Kidul melakukan berbagai pengembangan yang menunjang di sektor pariwisata. Usaha-usaha pendukung pariwisata macam penginapan, pertanian, peternakan dan beberapa usaha mikro yang lain dikembangkan lewat pengelolaan satu pintu di BUMDes.

Hingga hari ini dapat dikatakan bahwa manakala ada desa yang ingin belajar pengembangan desa dan pengelolaan BUMDes, bisa dipastikan Desa Wisata Pujon Kidul adalah tujuan pertama sekaligus utama untuk studi banding.

Author: Mabrur