Podokoyo, Desa Wisata Berbasis Kebudayaan

1

Pengertian wisata budaya adalah kegiatan perjalanan yang dilakukan oleh seseorang atau kelompok dengan mengunjungi tempat tertentu untuk tujuan rekreasi, pengembangan pribadi, atau mempelajari daya tarik budaya dengan memanfaatkan potensi budaya dari tempat yang dikunjungi tersebut.

Secara terperinci, paling tidak terdapat dua poin utama tujuan wisata budaya. Pertama, melestarikan alam, lingkungan, dan sumber daya. Dan kedua, memajukan kebudayaan lewat aktivitas pariwisata.

Salah satu desa yang sedang gencar melakukan pengembangan wisata budaya adalah Desa Podokoyo, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan. Desa yang terletak di lereng Gunung Bromo ini mempunyai 4 dusun yaitu, Dusun Ngawu, Dusun Jetak, Dusun Sunogiri dan Dusun Podokoyo.

Podokoyo memiliki sejuta kearifan lokal dan kebudayaan. Beberapa tahun terakhir, pemerintah desa dan masyarakatnya merintis potensi wisata dengan memanfaatkan kebudayaan seperti Karo dan Kasada. Dua ritual tersebut merupakan ritual sakral Suku Tengger yang mendiami Lereng Gunung Bromo.

Selain itu juga, wisata desa berbasis kearifan lokal dan kebudaayaan seperti Reog, Seni musik Baleganjur dan Tari Remo masuk dalam paket wisata yang ditawarkan kepada wisatawan tiap kali mengunjungi Desa Podokoyo. Pun dengan belajar membatik yang juga termasuk menjadi paket wisata yang  ditawarkan kepada wisatawan.

Berikut merupakan kearifan lokal dan kebudayaan Podokoyo:

  • Reog Margo Budoyo, merupakan kesenian yang ada di Desa Podokoyo, terletak di Dusun Jetak
  • Baleganjur, kesenian musik umat Hindu, masing-masing dusun dari setiap Desa mempunyai kesenian Baleganjur
  • Tari Remo, salah kesenian yang dimiliki Dusun Podokoyo, dilakukan oleh pemuda-pemudi desa
  • Batik Cap Tengger, salah satu kerajinan tangan dari para pemuda-pemudi desa untuk memperkenal potensi desanya

Sinergi yang dilakukan antara pemerintah desa, tokoh adat, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan masyarakat mampu menjadikan pengembangan wisata kebudayaan di Podokoyo kian hari kian mengalami peningkatan kualitas layanan dan kunjungan wisatawan.

Author: Very Yudha